Maslahah Pembatasan Pernikahan di Tengah Pandemi Covid-19
PDF

Keywords

Covid-19, Maslahah, Perkawinan, KUA Kec.Tiworo Tengah

Abstract

Pandemi Covid-19 di awal tahun 2020 mulai menyebar di Indonesia. Hal ini mengakibatkan pemerintah harus mengeluarkan kebijakan salah satunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berdampak ke berbagai sektor kehidupan masyarakat. Merespon hal ini Dirjen Bimas Islam juga mengeluarkan surat edaran tentang Pengendalian Pelaksanaan Pelayanan Nikah Di Masa Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Covid -19 yang berisi tentang pembatasan pelaksanaan serta pendaftaran nikah di KUA Kecamatan. Penurunan pendaftaran dan pembatasan pelaksanaan nikah di setiap KUA menurun drastis, begitupun yang terjadi di KUA Kecamatan Tiworo Tengah. Kebijakan pembatasan pernikahan yang terjadi di KUA Kecamatan Tiworo Tengah tentunya memiliki maslahah ditengah pandemi Covid-19.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui maslahah pada pembatasan pernikahan di KUA Kecamatan  Tiworo Tengah  ketika pandemi Covid-19. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teori yang di gunakan ialah teori maslahah menurut Syatibi. Maslahah dari pembatasan pernikahan ditengah covid-19 ialah dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19, meminimalisir hal yang menyebabkan terjadinya covid-19, dan biaya pernikahan yang di keluarkan lebih sedikit karena jumlah yang hadir dibatasi.

PDF