The Ambivalent Role of Yahanu: A Phenomenon of Excessive Self-Confidence and Its Implications for Santri's Character Development
Abstrak
Pesantren merupakan institusi penting dalam pembentukan karakter santri. Salah satu fenomena yang muncul di lingkungan Pondok Pesantren Darunnajah adalah yahanu, yaitu sikap percaya diri yang dianggap berlebihan. Fenomena ini mencerminkan ketegangan antara nilai percaya diri dan kerendahan hati, sehingga perlu dikaji untuk memahami dinamika pembentukan karakter santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumen. Data dianalisis secara tematik dengan menerapkan triangulasi untuk menjamin keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yahanu memiliki dampak ganda. Secara positif, yahanu dapat mendorong motivasi, kompetisi yang sehat, dan jiwa kepemimpinan. Namun, secara negatif berpotensi menimbulkan jarak sosial dan konflik apabila tidak terkelola dengan baik. Peran guru dan kiai sebagai pembimbing dan teladan sangat menentukan dalam mengarahkan yahanu ke arah yang konstruktif. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pendampingan yang efektif serta kebijakan pesantren yang bijaksana dalam mengelola dinamika sosial, sehingga yahanu dapat ditransformasi menjadi kekuatan yang mendukung pembangunan karakter santri.
Referensi
Amien, S., Setyosari, P., & Murtadho, N. (2022). “Ana Yahanu Faqat”: A Phenomenological Study on the Performance Character and Life Success. Qualitative Report, 27(4), 945–964. https://doi.org/10.46743/2160-3715/2022.4916
Amirudin, J. (2025). Pesantren dan pendidikan karakter: character building di pesantren modern. Musala: Jurnal Pemikiran Pendidikan Islam.
Anam, S., Degeng, I. N. S., Murtadho, N., & Kuswandi, D. (2019). The moral education and internalization of humanitarian values in pesantren. Journal for the Education of Gifted Young Scientists, 7(4), 815–834. https://doi.org/10.17478/jegys.629726
Apiyah, A. (2021). Peran pesantren dalam membentuk santri berakhlak mulia melalui pendidikan karakter di Pesantren Al-Ihrom Jakarta Barat. Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Athoillah, M., Rahman, A. S., Firdaus, A. S., & Septiadi, M. A. (2024). POLICIES AND PRACTICES RELIGIOUS MODERATION IN PESANTREN. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 387–396. https://doi.org/10.15575/jpi.v10i2.27543
Budiwiranto, B. (2009). Pesantren and participatory development: The case of the pesantren Maslakul Huda of Kajen, Pati, Central Java. Journal of Indonesian Islam, 3(2), 267–296. https://doi.org/10.15642/JIIS.2009.3.2.267-296
Fahham, A. M. (2013). Pendidikan karakter di pesantren. Aspirasi, 4(1), 29–45.
Fahrurrozi, M. (2022). Pendidikan karakter di pondok pesantren. TARLIM: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(1), 29–42.
Hasyim, A. W. (2020). RETHINKING THE ROLE OF KIAI LEADERSHIP IN MODERNIZING PESANTREN IN CIANJUR, WEST JAVA. Miqot: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 44(2), 283–312. https://doi.org/10.30821/miqot.v44i2.754
Jubba, H., Pabbajah, M., & Abdullah, I. (2021). Reorienting Moral Education for Millennial Muslims: The Changing Role of Islamic Boarding Schools in Indonesia. Islamic Quarterly, 65(3), 423–441. https://www.scopus.com/inward/record.uri?eid=2-s2.0-85136086010&partnerID=40&md5=109c07cec27c3bbdfa2ddc2e765aec35
Ma`arif, M. A., Rofiq, M. H., Kausar, S., Sirojuddin, A., Kartiko, A., & Hasan, M. S. (2024). SHAPING STUDENTS’ MODERATE ISLAMIC CHARACTER AT MADRASAH. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 323–335. https://doi.org/10.15575/jpi.v10i2.34029
Mujahid, I. (2021). Islamic orthodoxy-based character education: creating moderate Muslim in a modern pesantren in Indonesia. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 11(2), 185–212. https://doi.org/10.18326/ijims.v11i2.185-212
Purnomo, J., Anantanyu, S., Saptaningtyas, H., & Mangunjaya, F. M. (2024). PROPHETIC APPROACH IN ENVIRONMENTAL EDUCATION AND COMMUNITY EMPOWERMENT: A CASE STUDY OF SUSTAINABLE PESANTREN DEVELOPMENT. Revista de Gestao Social e Ambiental, 18(8). https://doi.org/10.24857/rgsa.v18n8-047
Putra, A. L., Muchtarom, M., & Rejekiningsih, T. (2019). Using digital media in civics education learning subject to develop santri’s digital literacy at the age of technology disruption. International Journal of Engineering and Advanced Technology, 8(5), 818–823. https://doi.org/10.35940/ijeat.E1115.0585C19
Putri, L. D., Nugroho, C., Malik, A., & Nastain, M. (2023). Developing ecological piety in pesantren: the Kyai’s cognition and the practice of living fiqh al-bī’ah in Banten. Ijtihad: Jurnal Wacana Hukum Islam Dan Kemanusiaan, 23(2), 235–259. https://doi.org/10.18326/ijtihad.v23i2.235-259
Putro, A. A. Y., & Suryono, Y. (2019). New Tradition of Pesantren in Character Education. Journal of Physics: Conference Series, 1254(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/1254/1/012002
Sadiah, D. (2022). DEVELOPING PESANTREN EDUCATION QUALITY THORUGH RADICALISM PREVENTION PROGRAM FOR SANTRI. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 63–74. https://doi.org/10.15575/jpi.v8i1.17947
Sammali Bin Hj Adam, H., & Irawan, F. (2020). KYAI LEADERSHIP IN INTERNALIZING NATIONALISM VALUES AT PESANTREN. Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 153–164. https://doi.org/10.15575/jpi.v6i2.9687
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kunatitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.
Sulhan, A., & Hakim, L. (2023). Emancipating Islamic Education Management through Good-Quality Santri Character Cultures: Insights from Indonesia. Eurasian Journal of Educational Research, 2023(103), 197–214. https://doi.org/10.14689/ejer.2023.103.012
Supriani, Y., Basri, H., & Suhartini, A. (2023). Leadership Role in the Formation of Students’ Morals. Munaddhomah, 4(3), 528–538. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v4i3.296
Tamsir, T. (2022). Pendidikan karakter di pondok pesantren. Mikraf: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman.
Zh, M. H. R. (2021). Implementation of the One Day Three Sentences Technique to Improve the Arabic Ability of Students at Modern Darussalam Gontor. International Conference on Islam and Global Civilization.
11.gif)










